SMA Islam Boarding School Sabilillah Malang Juara Umum MTQSN Tingkat Nasional

SMA Islam Boarding School Sabilillah Malang Juara Umum MTQSN Tingkat Nasional

PENDIDIKAN – SMA Islam Sabilillah sukses meraih juara umum ketiga nasional di ajang lomba Musabaqoh Tilawatil Quran Siswa Nasional (MTQSN) 2018 yang digelar Universitas Negeri Malang, 27-29 April. Di tiga mata lomba, Kaya Tulis Ilmiah (KTI) kandungan Alquran, Fahmil Quran, dan debat bahasa Inggris Kandungan Alquran, siswa SMAIS berhasil meraih juara.
“Prestasi ini menjadi ajang pembuktian suksesnya program unggulan yang dirancang sekolah. Seperti Assembly bahasa Inggris, English on Stage, pembelajaran tafsir dan juga project based learning,” ujar Waka Kesiswaan SMAIS Agus Budiono kepada Malang Post.
Agus menjelaskan, kegiatan PJBL misalnya, menjadi awal lahirnya ide ilmiah siswa terhadap permasalahan yang ada di masyarakat. Ide tersebut dituangkan dalam sebuah proyek. Siswa pun bisa makin menyempurnakan proyek melalui ilmu-ilmu yang tersurat dalam Alquran melalui pembelajaran tafsir. Tak berhenti sampai disitu, SMAIS juga punya program rutin mengasah kemampuan berbahasa Inggris siswa dalam Assembly. Dengan konsep boarding school, pembinaan di sekolah pun makin mantap dilanjutkan di ma’had.
“Karena itulah siswa berhasil menunjukkan prestasinya di ajang nasional seperti MTQSN ini, karena pembinaan sudah dilakukan maksimal di sekolah dan juga di ma’had,” tegas Agus.
Lomba MTQSN, lanjutnya, diikuti 130 sekolah se Indonesia dengan sekitar 700 siswa. Juaranya berhak mendapatkan golden tiket untuk masuk ke UM. SMAIS menyiapkan lomba ini selama sekitar dua bulan. Siswa yang telah diseleksi, diberi bimbingan intensif untuk memperdalam kandungan Alquran. 

 

M. Abdillah Rahma, salah satu tim KTI pantas berbangga. Karyanya berhasil menjadi juara 1 di lomba kali ini. Ia merancang sebuah alat untuk pendeteksi tanah kering dan penyiramnya. Tim KTI ini juga beranggotakan Hannanto Beni dan Bidriyah Anzela
“Alat ini bahkan sudah dikembangkan pada sebuah lahan di Poncokusumo,” ujar Abdillah.
Abdillah merancang alat tersebut sejak setahun lalu. Berawal dari tugas membuat proyek dalam materi PJBL di sekolahnya. Perbaikan dan penyempurnaan terus dilakukannya sehingga alat bisa dimanfaatkan di lahan pertanian.
“Dulu bahan bakarnya hanya pakai listrik, sekarang sudah dikembangkan dengan solar cell,” bebernya.
Sementara tim Fahmil Quran yang terdiri dari Ahmad Izzudin Rabbani, Eve Salsabila, dan Faricha Zakiya berhasil meraih juara 2. Tim cerdas cermat ini ditantang menjawab pertanyaan seputar dalil ayat atau hadist, fiqih aqidah dan tajwid.
Tim debat kandungan Alquran beranggotakan Humam Daffa Muhammad dan Rania Izzul Jinan Ismail. Tim ini sukses menjadi juara 2 dalam babak adu argumen dari mosi yang dilemparkan juri. Tim ini beranggotakan siswa yang tak hanya menguasai kandungan isi Alquran, akan tetapi juga pintar berbahasa Inggris. (oci/adv)

sumber: https://www.malang-post.com/pendidikan/sma-islam-sabilillah-juara-umum-mtqsn

Untitled-2-725x1024 SMA Islam Boarding School Sabilillah Malang Juara Umum MTQSN Tingkat Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *