Pendidikan Karakter

Pendidikan Karakter adalah kegiatan yang berupa bimbingan, pembinaan yang mengacuh pada  8 cinta yang diaplikasina dalam pembiasaan sehari hari di sekolah/ mahad.

  1. Tujuan dan indikator Pendidikan Karakter “Siswa Sabilillah Penuh Cinta” adalah :
NO SISWA SABILILLAH PENUH CINTA INDIKATOR
1 Cinta Allah dan Rasul a.     Siswa Sabilillah Malang mampu melaksanakan shalat dhuha dengan benar dan khusyu’.

b.     Siswa Sabilillah Malang mampu melafadzkan surat Asy Syams dan Ad Dhuha dengan tartil.

c.     Siswa Sabilillah Malang mampu melaksanakan kegiatan bersuci dengan benar.

d.     Siswa Sabilillah Malang mampu melaksanakan adab di masjid dengan benar.

e.     Siswa Sabilillah Malang mampu melaksanakan shalat sunnah qabliyah dan ba’diyah dengan tuma’ninah.

f.       Siswa Sabilillah Malang mampu melafadzkan adzan dan iqamah dengan benar.

g.      Siswa Sabilillah Malang mampu menjadi bilal shalat Jum’at dengan benar.

h.      Siswa Sabilillah Malang mampu melafadzkan pujian sebelum shalat dengan benar dan lancar.

i.        Siswa Sabilillah Malang mampu melaksanakan shalat wajib dengan khusyu’ dan benar.

j.       Siswa Sabilillah mampu menjadi imam shalat dengan  benar.

k.      Siswa Sabilillah Malang mampu melafadzkan dzikir dan doa setelah shalat dengan benar dan lancar.

l.       Siswa Sabilillah Malang mampu melafadzkan asma’ul husna dengan benar.

m.     Siswa Sabilillah Malang mampu melafadzkan istighatsah dengan benar dan lancar.

n.      Siswa Sabilillah Malang mampu melafadzkan bacaan maulid dengan benar.

2 Cinta Orang Tua dan Guru a.     Siswa Sabilillah Malang salim ketika bertemu Bapak/Ibu guru, pegawai sekolah, tamu, dan orang tua di manapun berada.

b.     Siswa Sabilillah Malang bersikap sopan dan santun dalam perkataan serta perbuatan kepada Bapak/Ibu guru, pegawai sekolah, tamu, dan orang tua di manapun berada.

3 Cinta Sesama a.     Siswa Sabilillah Malang memanggil teman dengan sebutan Mas dan Mbak di sekolah maupun di rumah.

b.     Siswa Sabilillah Malang berperilaku rukun kepada teman baik di sekolah maupun di rumah.

4 Cinta Keunggulan a.     Siswa Sabilillah Malang memiliki ketrampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif.

b.     Siswa Sabilillah Malang bertanggung jawab penuh dalam menyelesaikan tugas.

5 Cinta Diri Sendiri a.     Siswa Sabilillah Malang disiplin dan rapi dalam berseragam sekolah.

b.     Siswa Sabilillah Malang mengikuti kegiatan senam pagi dengan rapi dan semangat.

c.     Siswa Sabilillah Malang memiliki kuku dan rambut yang pendek serta rapi.

d.     Siswa Sabilillah Malang memiliki sikap jujur dalam perkataan maupun perbuatan.

e.     Siswa Sabilillah Malang bertanggung jawab dengan perlengkapan pribadi masing-masing.

6 Cinta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi a.     Siswa Sabilillah Malang memiliki semangat belajar yang tinggi.

b.     Siswa Sabilillah Malang memiliki budaya baca di sekolah maupun di rumah.

7 Cinta Alam Sekitar a.     Siswa Sabilillah Malang membuang sampah di tempahnya.

b.     Siswa Sabilillah Malang mau mengambil sampah yang dibuang tidak pada tempatnya.

c.     Siswa Sabilillah Malang mau merawat tanaman.

8 Cinta Bangsa dan Negara a.     Siswa Sabilillah Malang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dengan semangat.

b.     Siswa Sabilillah Malang melaksanakan petugas upacara dengan disiplin.

c.     Siswa Sabilillah Malang mengikuti upacara dengan tertib dan disiplin.

Sistem pembinaan :

  • Sistem kakak dan adik asuh dengan jumlah perkelompok 10 s/d 15 siswa yang dipimpin oleh 1 orang kakak asuh
  • Setiap kelompok dibina oleh seorang wali asuh.
  • Wali asuh bertugas untuk memantau, mencatat, dan membimbing  perkembangan karakter siswa. Melalui catatan pengamatan wali asuh  dan buku pantau karakter  siswa (yang akan selalu diganti dalam setiap semester).
  • Agar pendidikan karakter dan pembiasaan siswa berjalan serasi di sekolah dan di rumah, maka di rumah siswa diwajibkan tetap mengisi buku pantau karakter yang selanjutnya diparaf oleh orang tua. Buku pantau karakter wajib dibawa oleh siswa setiap hari.
  • Pemberian Reward bagi siswa/ santri dalam kegiatan karakter persemester

Kegiatan Kesiswaan

Matrikulasi

Adalah program penyetaraan pembelajaran Alquran, pembelajaran peminatan, pembelajaran dirosah islamiyah, pembiasaan karakter, dan pembinaan tata tertib bagi siswa/ santri baru sebelum pelaksanaan proses pembelajaran.

  • Tujuan
    • Siswa/ santri lancar membaca Al Qur’an dengan metode Sabilillah bil Qolam dengan target tasheh pada kelas X,
    • Memperkuat Bahasa Inggris & Bahasa Arab untuk pembiasaan berbahasa dalam keseharian di sekolah,
    • Memperkuat konsep dasar peminatan Sains dan Ilmu Sosial, dan
    • Mengenalkan kegiatan pembelajaran, pembiasaan dan pembinaan sekolah, meliputi PBM, Pendidikan Karakter Siswa, dirosah islamiyah, dan pembinaan tata tertib.
  • Teknis pelaksanaan
    • Siswa/ santri melakukan regrestasi dan pengecekan barang yang digunakan dimahad dan sekolah.
    • Siswa/ santri masuk untuk di mahad dan sekaligus pengenalan sistem mahad
    • Siswa/santri mengikuti kegiatan Matrikulasi sesuai jadwal yang di tentukan

OSPIS

  • Kegiatan ini dilaksanakan bagi siswa/ santri baru (kelas X) yang dilakukan sebelum proses belajar mengajar yang dilaksanakan pada setiap awal tahun pelajaran.
  • Kegiatan ini merupakan wadah penyerahan orang tua siswa/ santri kepada Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sabilillah Malang dan pengenalan sistem pendidikan Sabilillah kepada orang tua/wali siswa dan siswa/ santri.

MOKS

Adalah kegiatan pembinaan, pemantapan, pembiasaan yang daplikasikan  (praktik) kegiatan karakter siswa di SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School  boarding school yang meliputi :

  • Pembinaan dan pembiasaan datang kesekolah dengan pakain lengkap dengan atribut sekolah
  • Pembiasaan hormat bendera
  • Pembiasaan untuk selalu salam salim kepada guru, dan tamu sekolah
  • Pembiasaan melakukan adab dimasjid sesuai dengan CSO
  • Pembiasaan melakukan adab makan siang yang islami
  • Pembiasaan melakukan adab menggunakan kamar mandi sesuai dengan SOP
  • Pembiasaan melakukan adab masuk kelas dan meninggalkan kelas sesuai dengan cso
  • Pembiasaan mengunakan tempat dan alat pembelajaran dengan baik sesuai dengan cso dll
  • Pembiasaan untuk selalu hidup bersih rapi melalui program Semerbak di sekolah
  • Pembiasaan hidup hemat dan jujur melalui program TASS dan Kanjur

LKDS

Program ini dilakukan sebagai sarana dalam menumbuhkembangkan aspek kepemimpinan(leadership) pada siswa/ santri yang bekerja sama dengan TNI/Polri, dan pembinaan kedisiplinan siswa sebagai bekal leadership di organisasi siswa selama di sekolah.

  • Tujuan
  1. Menumbuhkan kecakapan dalam kepemimpinan
  2. Dapat bersosialisasi dengan baik
  3. Menumbuhkan sikap disiplin yang baik
  4. Menumbuhkan karakter yang bain
    • Bentuk kegiatan
  5. Outbond leadership
  6. Pembinaan organisasi siswa melalui program Organisasi siswa Intra Sekolah (OSIS)
  7. Pembinaan organisasi masjid melalui program remaja masjid (remas)
  8. Pembinaan leadership yang bekerja sama dengan TNI, Kepolisian , BNN, dll

TASS

Adalah Kegiatan pembiasaan hidup hemat melalui program menabung yang wajib diikuti oleh siswa dilakukan di hari tertentu yang bekerjasama dengan bank melalui Petugas khusus. Tabungan siswa melalui program TASS ini tidak mendapatkan bunga,

Teknis pelaksanaan  :

  • Siswa akan mendapatkan buku tabungan
  • Siswa wajib menabung dan menyetorkan uang tabunganya kepada petugas
  • Siswa akan mendapatkan laporan dari petugas berapa jumlah saldo pada setiap akhir bulan
  • Siswa dapat mengambil uang tabunganya melalui petugas jika sangat diperlukan

Amal Sosial

Adalah kegiatan pembelajaran karakter cinta sesama yang digunakan untuk kegiatan social dengan tujuan  untuk Melatih siswa untuk peduli kepada sesama dan Menstimulus siswa untuk berbagi kepada sesama

Teknis Pelaksanan :

  • Amal Jum’at, yang teknis pelaksanaannya dikoordinir oleh OSIS bidang keagamaan.
  • Amal muharram, Amal ini dilakukan rutin setiap bulan Muharram. Amal Muharram umumnya berupa uang, alat sekolah, dan pakaian yang selanjutnya dirupakan PAKET SANTUNAN yang disumbangkan ke anak yatim serta disalurkan ke beberapa panti asuhan.
  • Amal Idul Adha, Amal ini dilakukan selama satu bulan penuh. Setiap kelas berlomba-lomba untuk beramal dan mendapatkan minimal satu hewan Qurban.
  • Amal insidental, Amal ini dilakukan oleh OSIS secara insidental apabila ada hal penting seperti “aksi sosial” untuk korban gunung meletus, korban banjir, dan lain sebagainya.

DEAS

Adalah pembelajaran yang mengaitkan dan mengkaji kegiatan sehari – hari sesuai dengan prinsip yang terkandung dalam Al-Qur’an dan hadits serta disiplin ilmu – ilmu lain.

Tujuan

  1. Meningkatkan critical thinking bagi siswa Sebagai bekal bagi siswa untuk berdakwah dan sebagai public speaker.
  2. Memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengeksplor pengetahuan, wawasan lingkungan sekitar berdasarkan Al-qur’an dan Sunnah/hadits.
  3. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar dan berlatih show and tell.
  4. Memberikan pengalaman belajar secara holistic (menyeluruh) sehingga memperoleh pengetahuan yang utuh.

Teknis pelaksanaan

  1. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap beranggotakan maksimal lima siswa
  2. Setiap kelompok mendapatkan tema yang berbeda
  3. Setiap kelompok mencari, mengembangkan tema sehingga menjadi materi yang akan dipresentasikan didepan forum.
  4. Materi harus memmuat argument dari AL-Qur’an, hadits atau pendapat yang kuat.
  5. Setelah materi terssusun dikonsultasikan terlebih dahulu kepada pendamping/Pembina sebelum dipresentasikan didepan forum dan setelah presentasi materi dikumpulkan sebagai dokumentasi

ODOJ

Adalah program pembiasaan membaca Al-Qur’an yang dilaksanakan setiap hari di sekolah secara individual dalam bimbingan wali kelas/wali asuh.

  • Tujuan :
  1. pembiasaaan membaca Al-Quran setiap hari dengan tajwid dan makhorijul huruf yang benar
  2. Mengamalkan kandungan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
    • Teknis pelaksanaan :
  3. Setiap siswa dalam satu kelas wajib membawa dan membaca Al-Qur’an minimal satu lembar
  4. Pembagian lembar yang dibaca dibagi oleh perangkat kelas
  5. Dalam membaca Al-Qur’an siswa dibagi dalam kelompok kecil yang beranggotakan 5 siswa
  6. Masing – masing kelompok didampingi oleh guru pendamping untuk memonitoring bacaan siswa.

Upacara Bendera dan Apel Pagi

Adalah kegiatan pembinaan karakter cinta bangsa dan negara dan kedisiplinan di sekolah.

1) Tujuan

  1. Melatih mental keberanian siswa dalam menjalankan tugas
  2. Membiasakan siswa agar memiliki jiwa keberanian, tanggungjawab, berdisiplin yang tinggi.

2) Teknis Pelaksanaan

  1. Siswa berbaris sesuai dengan kelasnya empat banjar.
  2. Masing – masing kelas terdapat pemimpin pasukan
  3. Petugas upacara dari anggota paskibra
  4. Pembina upacara dari tim manajemen
  5. Peserta upacara terdiri dari siswa, guru, dan karyawan

KEPUTRIAN

Pembelajaran kemandirian bagi siswa putri sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat

Tujuan pembinaan keputrian siswi SMA Islam Sabilillah adalah:

  1. Memberi pembekalan tentang ilmu-ilmu keputrian dalam Islam kepada siswi SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School boarding school terutama pada saat siswa melakukan shalat Jumat.
  2. Memberikan penegasan tentang hukum-hukum Islam terutama berkaitan dengan haid, nifas, wiladah, istihadhah.
  3. Memberikan pembekalan keterampilan keputrian (cooking class, table manner, menjahit, kreatifitas keterampilan home industri ringan, dll)

Pembinaan keputrian:

Program Mingguan

Dilaksanakan setiap hari Jumat ketika siswa dan guru laki-laki melaksanakan shalat Jumat. Kegiatan meliputi:

  • Mengkaji kitab klasik
  • Membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan keputrian
  • Pembinaan keterampilan kewirausahaan

Program Harian

  • Membaca rowi diba’ ketika saat shalat bagi siswa yang berhalangan.
  • Membaca puji – pujian, menghafal doa, dan sholawat